21 Juli 2011

Laporan Praktikum Botani Tumbuhan Tinggi 1

BAB I
PENGENALAN JENIS TUMBUHAN DI LAPANGAN
9 Maret 2011


I.                   Tujuan         :
Mengamati keragaman jenis tumbuhan pada suatu tempat.

II.                Dasar Teori :
Stenis (1988:16) mengatakan,”Yang termasuk flora daerah pada saat daerah
       teoritis dapat dibedakan beberapa tipe, antara lain kebun sayur-sayuran, kebun buah
       buahan, dan tanaman pagar yang membatasi alam”.
            Tjitrosoepomo (1986:254) mengatakan bahwa,”Tumbuhan yang ada di bumi ini selain dapat dalam jumlah besar juga menunjukkan keanekaragaman. Hal inilah yang mendorong manusia melakukan klasifikasi nama”.
            Pratiwi (1992:23) menyatakan,”Tumbuhan tunggal adalah tumbuhan yang memiliki struktur tubuh kompleks dan telah memiliki akar dan daun sejati yang meliputi angiospermae dan gymnospermae”.

III.             Alat dan Bahan :
a.       Alat :
-          Alat tulis menulis
b.      Bahan :
-          Tumbuhan yang ada di sekitar kampus.

IV.             Cara Kerja :
1.      Diamati semua jenis tumbuhan yang ada di pekarangan kampus.
2.      Setelah diamati dituliskan nama ilmiah, nama daerah, famili, serta habitus spesies tumbuhan tersebut yang diamati.


V.                Hasil Pengamatan
No.
Nama Ilmiah
Nama lokal
Familia
Habitus
1
Chloris barbata
Rumput goyang
Chirisceae
Semak
2
Capsicum annum
Cabe besar
Solanaceae
Herba
3
Capsicum erutescons
Cabe rawit
Solanaceae
Herba
4
Solanum ningrum
Terong
Solanaceae
Herba
5
Amaranthus spinosus
Bayam duri
Solanaceae
Herba
6
Solanum sp
Terong belanda
Solanaceae
Herba
7
Nicotina tabacum
Tembakau
Solanaceae
Herba
8
Datura metel
Kecubung
Solanaceae
Perdu
9
Solanum licopersicum
Tomat
Solanaceae
Herba
10
Pisalis angulata
Ciplukan
Solanaceae
Herba
11
Solanum
Rimbang
Solanaceae
Herba
12
Aloe vera
Lidah buaya
Liliaceae
Herba
13
Danciafera trifasciata
Lidah mertua
Liliaceae
Herba
14
Solanum tuberosum
Kentang
Solanaceae
Herba
15
Annona muricata
Sirsak
Mimosaceae
Perdu
16
Annona squamosa
Srikaya
Mimosaceae
Perdu
17
Leucine indica
Lamtoro
Mimosaceae
Perdu
18
Parkia speciosa
Petai
Mimosaceae
Perdu
19
Mimosa pudica
Sikejut
Mimosaceae
Semak
20
Cynometra caulifora
Enam-enam
Mimosaceae
Perdu
21
Eucaliptus alba
Kayu putih
Myrtaceae
Pohon
22
Eugeni polyantha
Salam
Myrtaceae
Perdu
23
Psidium guajava
Jambu air
Myrtaceae
Perdu
24
Hibiscus archeri
Kembang sepatu
Malvaceae
Perdu
25
Sweitenia mahageni
Mahoni
Meliaceae
Pohon
26
Bougenvilia spectabilis
Bunga kertas
Nyctaginaceae
Perdu
27
Ficus elastica
Beringin
Moraceae
Pohon
28
Rhoe discolor
Adam hawa
Cominaceae
Herba
29
Colocasia esculenta
Keladi
Aracaceae
Herba
30
Citrus hixtris
Jeruk purut
Rutaceae
Perdu
31
Citrus maxima
Jeruk nipis
Rutaceae
Perdu
32
Bambusa sp
Bambu
Bambusaceae
Perdu
33
Mangifera indica
Mangga
Anacardiaceae
Pohon
34
Tamarindus indica
Asam jawa
Caesalpiniacea
Pohon
35
Nerium oleander
Racunan
Apocynaceae
Perdu
36
Michelia champaca
Cempaka
Magnoliaceae
Perdu
37
Tapalanthus rosea
Tapak dara
Apocynaceae
Pohon
38
Alstonia scholaris
Pulai
Apocynaceae
Perdu
39
Allamanda cathartica
Alamanda
Apocynaceae
Perdu
40
Plumeria acuminata
Kamboja
Apocynaceae
Perdu



Disetujui Asisten Meja












VI.             Pembahasan :
Praktikum pertama pada mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi ialah Pengenalan Jenis Tumbuhan di Lapangan. Tujuan dilakukan praktikum ini ialah untuk mengamati keragaman jenis tumbuhan pada suatu tempat. Pada kesempatan kali ini, kami melakukan pengamatan atau observasi di pekarangan sekitar RKU 4. Selain pengenalan jenis tumbuhan beserta familinya, hal yang perlu dan penting untuk ditekankan di dalam praktikum ini ialah mengetahui habitus tumbuhan. Habitus tumbuhan adalah tempat hidup tumbuhan, berdasarkan ciri-ciri tertentu maka di dalam pengelompokannya di bagi ke dalam beberapa kelompok, yaitu : herba (tumbuhan basah), perdu (semak), dan pohon. Ciri yang sangat tampak dari habitus herba ialah : tumbuhannya memiliki batang yang lunak (basah). Ciri dari habitus perdu adalah tingginya yang kira-kira ± 5 meter. Dan terakhir ciri dari pohon ialah memiliki kulit kayu untuk melindungi batang dari kerusakan.
Habitus yang paling dominan terdapat di sekitar RKU 4 adalah herba dan beberapa habitus pohon. Dapat kita lihat mengapa hal demikian terjadi, karena memang gedung tersebut jarang dirawat tanamannya. Menurut observasi kelompok kami, famili tumbuhan yang paling dominan ialah Solanaceae. Solanaceae adalah suku terong-terongan. Walaupun sebagian besar spesies dari famili ini bermanfaat karena dapat digunakan sebagai sayur-sayuran, namun ada juga yang yang bersifat gulma. Gulma ialah tumbuhan yang bersifat hama, atau bersifat parasit yang merugikan tumbuhan lain.

VII.          Kesimpulan :
Setelah melakukan praktikum dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Habitus adalah tempat tinggal tumbuhan, atau daerah tumbuhan menetap.
2.      Habitus dikelompokkan menjadi : herba, perdu (semak), dan pohon.
3.      Ciri dari tumbuhan berhabitus herba ialah batangnya lunak dan basah.
4.      Ciri dari tumbuhan yang berhabitus perdu adalah tinggi tumbuhannya ± 5 meter.
5.      Ciri dari tumbuhan berhabitus pohon ialah memiliki kulit kayu untuk melindungi batangnya.
6.      Famili yang dominan di sekitar RKU 4 ialah Solanaceae.
7.      Cabe rawit, Cabe besar, Tomat, Terong, dll merupakan famili dari Solanaceae.


Daftar Pustaka
Pratiwi. 1992. Botani Tumbuhan Tinggi. Jakarta : Erlangga.
Stenis. 1988. Flores. Jakarta : Erlangga.
Tjitrosoepomo, G. 1986. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta : UGM Press.



Tidak ada komentar:

 

Blogger news

Blogroll

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

My Korean Name

My Korean name is Jung Min Gi.
Take Korean Name Generator today!
Created with Rum and Monkey's Name Generator Generator.